Jumat, Desember 21, 2012

4 Kesalahan Fatal dalam Desain Blogspot

Penulis Day Milovich | Jumat, Desember 21, 2012 | 05.30.00 |

Ada 4 kesalahan fatal dalam desain blogspot yang sering saya jumpai:

1. Script Auto Read More JavaScript tanpa Optimasi
Script auto read more javascript sepintas menarik, sangat dicari. Rasanya belum mantap template blogspot tanpa script auto read more. Halaman depan blogspot diatur hanya menampilkan 10 postingan (contoh saja) berupa: judul artikel, thumbnail (gambar kecil), dan snippet (cuplikan paragraf awal atau sekian karakter dari postingan). Tentu saja disertai tombol "read more", kadang tombol ini ditampilkan, kadang tidak. Ada pula teknik autoreadmore hanya tampilkan thumbnail (misalnya: autoreadmore untuk gallery dan auto read more label tertentu).
Kelemahan script auto read more ada pada isu kecepatan.
Script auto read more, sebenarnya hanya "memanipulasi tampilan", sebenarnya dia menampilkan 10 postingan utuh yang dimanipulasi, atau sama saja membuka 10 postingan di halaman depan.
Kalau ada anggapan autoreadmore bisa menampilkan halaman depan lebih cepat,, coba tampilkan di sini script-nya dan kita ulas bersama.
Coba buka blog yang memakai script autoreadmore dengan thumbnail, lalu klik kanan pada thumbnail, dan inspect element di Google Chrome. Tidak jarang, script ini memanipulasi gambar s1600, bukan s200.

Optimasi Script Auto Read More JavaScript
Anda perlu melakukan optimasi thumbnail pada script auto read more agar loading halaman lebih cepat. Cara lain adalah menggunakan posting auto read more tanpa javascript, hanya dengan CSS3. Thumbnail bisa dimanipulasi ukurannya, dan yang ditampilkan benar-benar hanya snippet-nya. Loading pasti lebih cepat.
Saya lebih suka menggunakan "conditional if" yang mengatur agar halaman depan blog saya hanya menampilkan judul saja, dengan CSS3 tanpa javascript. Jika "terpaksa" harus menampilkan auto read more berdasarkan label dengan thumbnail, lebih baik mendaftarkan label/category postingan ke FeedBurner kemudian setting feedburner agar bisa menampilkan thumbnail di RSS. Ada 3 cara memasang RSS di halaman website.

2. Tidak menggunakan Conditional If dengan Baik
Setiap melihat desain template, saya selalu mencari "display:none". Kesalahan ini umum terjadi, sebaiknya dihindari. Pemakaian "display:none" hanyalah memanipulasi tampilan.
Pengembang template blogspot sering menggunakan logika begini: Apa yang tidak ingin ditampilkan di halaman depan? Footer, next-previous posting, dll. Terus pada element tersebut dikasih "display:none".
Logikanya semestinya dibalik: cari footer, atau widget, atau element yang mau diatur. Baru kemudian diberi conditional if yang sesuai. Conditional If yang diterapkan pada <head> jika ingin mengatur mana yang ingin ditampilkan.
Conditional If di <head> cocok untuk mengatur layout (tata letak), sedangkan kalau ingin mengatur "sebuah elemen ditampilkan di mana?" pakailah conditional if langsung di elemen itu. Dengan cara ini pula, orang bisa mengambil code template yang ada di <head> tetapi tidak akan bisa melihat pengaturan yang ada di elemen secara langsung.

3. Tidak Menangani Duplicate Content dengan NoFollow
Duplicate content sering terjadi ketika search engine meng-crawl sebuah halaman.
Saya berikan contoh yang paling sering terjadi:
Sebuah postingan, di dalamnya terdapat elemen berikut ini: 1. "related posts" (artikel terkait), 2. property article (yang sering disalahartikan sebagai "permalink") biasanya berisi info pengarang, cara memposting-ulang artikel harap mencantumkan link, dst., 3. tidak jarang pula, di atas artikel itu terdapat "featured posts" (foto, judul, dan snippet), 4. ditambah sidebar kanan-kiri dan footer.
Halaman postingan tidak mengatur "nofollow" berakibat begini: search engine Google membaca sebuah postingan, dengan content yang membingungkan. Di satu sisi ada pengulangan: "biografi penulis", property article, dan footer. Di sisi lain terdapat element yang selalu berbeda: featured posts, sidebar, dan "related posts".
Solusinya: pada setiap widget dan link, lakukan pengaturan "follow" atau "nofollow", agar ada kejelasan: mana yang boleh di-index search engine dan mana yang tidak boleh.
Google webmaster telah menjelaskan cara nofollow.

4. Tidak meng-index Image Postingan dan Lokasi
Gambar di-index secara khusus oleh Google, begitu pula lokasi. Google sangat menyukai "image" dan "map". Anda bisa melakukan hosting gambar tercepat untuk postingan. Cobalah pasang Picasa, hubungkan dengan account Google, lakukan penandaan foto, pencantuman lokasi, dan unggah ke postingan Blogger. Tentu dengan memperhatikan prinsip pemakaian keyword dan related content seperti ajaran SEO pada umumnya. Dijamin content akan mendominasi hasil pencarian terkait "alt" dan "location" dari gambar itu. Saya ambil contoh kecil: coba cari "kelenteng" atau "klenteng" di Google. Ada berapa tempat bersejarah yang ditandai secara sistematis dalam Google Map? Masih sangat sedikit, kan?

Sudahkah Anda periksa code template hari ini? :)

Day Milovich,,
webmaster, artworker, temanmu.
:))

7 komentar:

  1. terimakasih banyak sob, sangat membantu sekali tutorialnya...

    BalasHapus
  2. makasih gan untuk informasinyam sangat membantu tutorialnya :)

    BalasHapus
  3. Terimakasih atas informasinya sangat bermanfaat :)

    BalasHapus
  4. trimakasih,, tutorial yang sangat bagus dan bermanfaat menambah pengetahuan untuk men desain blog yang lebih baik.

    BalasHapus
  5. makasih gan ,,alu saya mau tanya bagaimaa cara agar dapat tampil grid pada pos

    BalasHapus

Anda bisa berkomentar tanpa perlu login.

 
Day Milovich (c) 2013. Diberdayakan oleh Blogger.