Rabu, September 26, 2012

10.#410 Derai di Langit Gelap, Mungkin Hujan Jatuh

Penulis Day Milovich | Rabu, September 26, 2012 | 18.57.00 |



derai di langit gelap, mungkin hujan. jatuh di tempat jauh. di sini dahan telanjang menanti basah. bulan merah begitu sabar, tahun gerah bertanah-belah. langit dan bumi belum juga saling-sentuh dalam basah. bencana dan rencana beradu punggung, berpaling, melangkah masing-masing. berpisah terlalu sering mengawal kisah. hanya angin yang tak berganti kisah, sambil menuturkan negeri antah berantah. musim dan hidup memutar, selingkar untai tasbih. berulang aku di titik-tolak para penempuh. bulan tersenyum di antara awan merah marun, kabarmu hanya sampai halaman menjadi lamun. peluh tak jauh dari tangan. rambut menyentuh pundak telanjang. kering ataupun hujan, ini musim kawin. betina melawan jantan. berulang.

[rbg,, 2609.12.day.milovich]

1 komentar:

  1. Saya membacakan puisi ini di sini:
    http://www.youtube.com/watch?v=joK5YtfsVEM
    Thanks to Birumu Badai, dari JTV atas dokumentasi dan editing videonya.

    BalasHapus

Anda bisa berkomentar tanpa perlu login.

 
Day Milovich (c) 2013. Diberdayakan oleh Blogger.