Rabu, September 19, 2012

10.#407 Menunggumu. Kursi Taman Membatu.

Penulis Day Milovich | Rabu, September 19, 2012 | 23.35.00 |



menunggumu.
kursi taman membatu,
tubuh hanya taman purba,
bunga-bunga meretas batu.
kelopaknya adalah koyak luka,
merah punah dalam waktu.

menunggumu, detak jam
memisahku dari waktu.
daun luruh, langit keruh,
bulan setengah bayang.
tiada kabar selain debar.

kalau kau tak datang, akan
kukenang kau, sebagai dahan
yang memeluk panas menjadi bayang.
akan kutempuh kedalamanmu, setelah
tanah coklat-merah bergumpal darah.
tanah menaklukkan raga pada persujudan.
kalau langkahmu bertebaran
di antara dedaunan, lesaplah
ditimpa lagu hujan.
batin ini mencari musim yang tak
ditemukan hujan dan angin selatan.
cerita yang dituliskan dengan sepasang pelukan.

maka aku terus menari,
berpasangan dengan bayangku
sendiri. sendiri,, menunggumu.


[rbg,, 1909.12.Day Milovich,,]
---

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda bisa berkomentar tanpa perlu login.

 
Day Milovich (c) 2013. Diberdayakan oleh Blogger.