Sabtu, November 05, 2011

Sunnah Nabi tentang Menikmati Hidangan dari Pinggir

Penulis Day Milovich | Sabtu, November 05, 2011 | 13.08.00 |



Sunnah Nabi tentang Menikmati Hidangan dari Pinggir
---
Adzan maghrib sudah berkumandang. Aku, Sh0va, dan Ain, menikmati sepotong roti lapis dari yang masih tersisa kemarin dan segelas coffemix hangat. Tentu saja untuk bertiga. Ada beras yang menunggu matang di rice cooker dan dua bungkus mie instant. Itu menu berbuka di puasa pertama.
Sambil menunggu hidangan masak, kami bermain game "Star Craft 2" dan membuka facebook. Menyapa orang-orang.
Tidak banyak yang berubah dari kebiasaan kami di kontrakan. Setiap hari masih ada komputer menyala, orang datang dan pergi, serta mengaji seperti biasanya. Ramadhan yang dimuliakan, bukan perayaan atau euforia menuju kebaikan.

Nabi mengajarkan suatu prinsip makan kepada Ibn 'Abbas, untuk menikmati hidangan dari pinggir, jangan menikmati hidangan dari tengah.*) Itu tidak hanya dalam hal makan. Mungkin apapun. Bahwa segala hal yang "dibentuk" dan "diolah", sudah pasti harus dilakukan secara bertahap, dinikmati secara bertahap.


Banyak orang memelihara kambing, tidak ikut menikmati dagingnya, dan jarang merasakan sate atau gule kambing. Banyak orang menikmati sate dan gule kambing tetapi tidak mengerti bagaimana memelihara kambing. Lebih banyak lagi orang yang mendapat kesempatan menikmati sate dan gule, tanpa membeli dan memelihara.
Berbuka puasa di hari pertama ini, kami bertiga menikmatinya, dengan beras yang ditanak sendiri dengan lauk dua bungkus mie instan. Tanpa telur, tanpa es, tanpa terdengar suara "Alhamdulillah" di akhir menikmati hidangan.
Wajah kami masih tersenyum bahagia, sebab masih bisa menikmati hidangan bernama bulan Ramadhan, dari pinggir. Hari pertama.
:))
---
*) Hadits riwayat Ibn 'Abbas, termaktub dalam Abu Dawud No. 3772, Ahmad, No. 2435, Ibnu Majah, No. 3277 dan Tirmidzi No. 1805)

1 komentar:

  1. catatan ini sungguh membuka pandangan saya tentang kesederhanaan dan bagaimana belajar dari hal-hal sederhana dalam hidup. makasih, mas. keren banget.

    BalasHapus

Anda bisa berkomentar tanpa perlu login.

 
Day Milovich (c) 2013. Diberdayakan oleh Blogger.