Kamis, November 03, 2011

Sebenarnya Kau Tak Bisa Menjadi Siapa?

Penulis Day Milovich | Kamis, November 03, 2011 | 05.58.00 |




[Film Review]
"Sebenarnya Kau Tak Bisa Menjadi Siapa?"
(Catatan tentang Film "Akeelah and the Bee")
---
Title: Akeelah and the Bee
Producer: Laurence Fishburne
Starring: Laurence Fishburne (Dr. Joshua Larabee) dan Angela Bassett (Akeelah)
Year: 2006
---
Akeelah berasal dari sekolah biasa, dia suka mengeja. Melihat bakat ini, kepala sekolah meminta Dr. Joshua Larabee, kepala departemen bahasa Inggris UCLA untuk melatihnya. Akeelah diajari disiplin, mengurai dan "memakan" kata dari bahasa Inggris, Latin, Perancis, Yunani, Denmark. Ibu Akeelah yang selama ini melihat anaknya sembunyi di balik punggung, berbalik dari "marah" menjadi memberikan dukungan penuh. Akeelah berhasil berangkat ke Washington DC untuk mengikuti lomba mengeja nasional (Spelling Bee), bertarung dengan Dylan, yang dilatih ayahnya dengan keras. Berhasilkah Akeelah memenangkan pertandingan yang mengerikan itu?
Film ini bukan tentang siapa yang menang, ini tentang bagaimana mendidik anak-anak (dan semua orang) untuk mengerti etimologi (ilmu tentang asal-kata) dan cara mengingatnya, bagaimana mengeja kata menjadi bagian paling dasar dalam perkenalan seorang manusia terhadap dunia, terhadap kebudayaan orang lain. Bagaimana mengubah dunia dengan kata, dengan kekuatan bahasa. Film yang santun bertutur dan sesekali jenaka tentang bagaimana proses belajar bahasa menjadi cara terbaik untuk membuat orang lain tergugah, betapa semua orang bisa bebas dari ketakutan dalam diri, "Sebenarnya kau tak bisa menjadi siapa?".
---
Memorable Quotes:
#001
"Ketakutan terdalam kita bukan karena kita tidak cukup. Ketakutan terdalam kita adalah kita memiliki kekuatan untuk mengukur. Kita bertanya pada diri kita sendiri, 'Siapa saya untuk menjadi cerdas, cemerlang, berbakat, dan menakjubkan?' Sebenarnya, kau tak bisa menjadi siapa?" Kita dilahirkan untuk menjadi manifestasi keagungan Tuhan dalam diri kita. Dan jika kita biarkan cahaya dalam diri kita bersinar, kita secara tidak sadar mengijinkan orang lain untuk melakukan hal yang sama."
Original Quotes:
"Our deepest fear is not that we are inadequate. Our deepest fear is that we are powerful beyond measure. We ask ourselves, 'Who am I to be brilliant, gorgeous, talented and fabulous? ' Actually, who are you not to be? We were born to make manifest the glory of God that is within us. And as we let our own light shine, we unconsciously give other people permission to do the same."
---
#002
Kau akan menang menggunakan metodeku, dengan lebih dulu mengerti kekuatan bahasa, lalu dengan mengkonstruksi-ulang, memisahkan menjadi seperti asal-mulanya sampai ke akar-akarnya. Kau akan memakannya. Kau akan memilikinya.
[Dr. Joshua kepada Akeela, dalam "Akeela and the Bee"]
---
#003
Orang-orang yang kita pelajari: DuBois, Dr. King, JFK, mereka menggunakan kata untuk mengubah dunia. Dan mereka tak mendapatkan kosakata mereka dengan menghafal. ... Kau pikir dari mana kata-kata itu berasal?"
[Dr. Joshua kepada Akeela, dalam "Akeela and the Bee"]
---
Aku tahu, Akeelah, jangan salahkan orang-orang yang ingin menolongmu. Aku bertaruh bila kau melihat sekeliling kau punya 50 ribu pelatih. Dimulai dengan aku.
[Ibu Akeelah kepada Akeelah, dalam "Akeelah and the Bee", the movie]
---
#004
Akeelah: Saat aku masih kecil, ayahku meninggal. Aku terbiasa menangis sepanjang waktu. Tapi kemudian aku menemukan sesuatu yang menolong.
Dr. Joshua Larabee: Apa itu?
Akeelah: Aku mengeja, lagi dan lagi. Aku merasa lebih baik. Mungkin saat kau mengingatnya kau bisa mengeja. Itu mungkin membantu.
---
Kau tahu, perasaan di mana semuanya berjalan dengan baik? Di mana kau tidak perlu khawatir dengan hari esok atau kemarin, tetapi kau merasa aman dan tahu kau akan melakukan terbaik yang kau bisa? Ada kata untuk perasaan itu. Itu disebut "cinta". C-I-N-T-A.
[Akeelah, dalam "Akeela and the Bee"]
---
Selamat menonton.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda bisa berkomentar tanpa perlu login.

 
Day Milovich (c) 2013. Diberdayakan oleh Blogger.