Selasa, Oktober 25, 2011

Tren Jejaring Sosial setelah Microsoft Ikut Bersaing

Penulis Day Milovich | Selasa, Oktober 25, 2011 | 18.22.00 |



Mesin pencari memang sangat kotor, penuh trojan dan website blackhat, selalu membutuhkan penyaring agar seseorang bisa mendapatkan informasi yang mereka butuhkan. Kasus mass infect (infeksi massal pada website) adalah satu contoh kecil. Belum tentu yang dicari orang, bisa *segera* ditemukan di search engine.
Itu sebabnya, teknologi web memperkenalkan fungsi "social bookmark" (penandaan sosial) dalam jejaring sosial. Konsepnya sederhana: kalau ada yang bagus, klik tombol untuk membagikan content web kepada teman. Konsep "mencari" bergeser menjadi "menyukai".
Facebook berhasil di kelas social network karena hanya dengan sekali masuk, orang bebas posting, menyukai, menandai, dan membangun pertemanan. Kemudian Google+ mengenalkan konsep sistem pertemanan berperingkat dengan keamanan. Yang belum menjadi teman, bisa mendapatkan update orang lain dengan menambahkannya di lingkaran pertemanan. Twitter sudah lama menggunakan cara ini.
Yang menarik kemudian adalah: Facebook memperbaiki diri dengan mengenalkan konsep "timeline" (kronologi). Orang bisa menyisipkan status pada tanggal yang sudah dilewati, bahkan menambahkan peristiwa apa saja ke dalam kronologinya.

Trend Teknologi Jejaring Sosial
Mari melihat kronologi dan tren orang berinternet:
1. HELLO WORLD: Era di mana orang menggunakan landing page (semacam Geocities) berisi data diri dan link yang disukai, dan menyapa semua orang di dunia: "Halo, Dunia!"
2. SEARCH ENGINE: Mesin pencari mengindeks "semua" content di internet, orang mencari apa saja dengan Search Engine.
3. SOCIAL BOOKMARK: Orang hanya memilih berdasarkan pilihan orang banyak. Ada artikel bagus, ditandai dan dibagikan ke orang lain.
4. RE-: Orang tidak menuliskan apa-apa. Ada tweet bagus, di-retweet (RT), ada postingan bagus, di-repost, ada content di blog yang bagus, di-reblog. Kalaupun ada tambahan anotasi tambahan, tidak terlalu beregeser dari isi yang di-publish ulang.
5. PROFILE AND CIRCLE: Tren ini menggunakan konsep: semua orang membangun stasiun-nya sendiri. "Aku" adalah suatu kepribadian yang kompleks, terhubung dengan semua orang, memiliki sekian teman (follower, friend, circle). Setiap "aku" adalah sebuah lingkaran yang terhubung dengan lingkaran lain.
5. CHRONOLOGY: Setiap orang di jejarin sosial, menuliskan sejarahnya sendiri. Mendefinisikan apa yang mereka lakukan. Batasan "aku" dan "dunia" menjadi kabur.
6. ... < apa yang terjadi kemudian? Anda yang menentukan.

Microsoft Bermain di Chronology
Meskipun belum resmi dirilis (saat artikel ini dituliskan), Microsoft juga meluncurkan konsep timeline (kronologi) melalui Project Greenwich. Proyek ini masih memakai system undangan (invite), Anda bisa membuat beberapa kronologi (misalnya: pribadi, sosial, pekerjaan) lebih dari satu. Baru diundangkan lima hari yang lalu. :)

Bagaimana rasanya menuliskan sejarahmu sendiri? Bagaimana jadinya tren jejaring sosial setelah Microsoft bermain?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda bisa berkomentar tanpa perlu login.

 
Day Milovich (c) 2013. Diberdayakan oleh Blogger.