Sabtu, Juli 23, 2011

Kisah Tragis Vendetta dan Evey Hammond dalam V For Vendetta

Penulis Day Milovich | Sabtu, Juli 23, 2011 | 12.28.00 |


Dalam kondisi muka cacat dan 20 tahun berjuang untuk menumbangkan system yang corrupt (rusak) di kotanya, V bertemu Evey Hammond. Memasukkan Evey ke ruangan bawah tanah, memperkenalkannya kepada buku-buku terlarang, serta mendidiknya di bawah tekanan agar bisa menghadapi kenyataan hidup. V jatuh cinta kepada Evey. Pada saat hari perencanaan pemberontakan telah ditentukan, V mati di atas senjata yang dia rancang, dengan topeng yang masih tersenyum, mendengar apa yang dikatakan Evey kepadanya. Evey yang menjadi murid terbaiknya, kekasihnya.
Bisakah kamu menumbangkan sebuah system corrupt sendirian? Siapa yang telah kau temukan dan kau didik dia,, sehingga dia membuka mata atas kenyataan yang terjadi? Atau kau membiarkan segala terjadi dengan sendirinya? Sudahkah seseorang membuatmu tenang dan menyempurnakan hidupmu?
---
V: Aku telah katakan padamu, hanya kebenaran. Selama 20 tahun, aku hanya meminta hari ini. Tidak ada. Sampai aku melihatmu. Lantas segalanya berubah. Aku jatuh cinta padamu, Evey. Dan aku tidak lagi yakin bisa berpikir.
Evey Hammond: Tetapi aku tidak ingin kau mati
V: Itu hal terindah yang bisa kau berikan padaku selamanya
---
[dialog dalam "v for vendetta" the movie]
---
original quote:
v: I told you, only truth. For 20 years, I sought only this day. Nothing else existed... until I saw you. Then everything changed. I fell in love with you Evey. And to think I no longer believed I could.
evey hammond: But I don't want you to die.
v: That's the most beautiful thing you could have ever given me.
---
Thanks to "m" yang membuatku membaca kembali komik Alan Moore dan David Lloyd, "V for Vendetta". Sayangnya, versi film-nya banyak memotong adegan dan dialog yang bagus.
---

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda bisa berkomentar tanpa perlu login.

 
Day Milovich (c) 2013. Diberdayakan oleh Blogger.