Sabtu, Juli 23, 2011

"Fakta Unik" tidak Selalu Sesuai Fakta (Falsifikasi dan Paradigma Kolektif dalam Artikel "Fakta Unik")

Penulis Day Milovich | Sabtu, Juli 23, 2011 | 13.40.00 |


Mengapa orang menyukai "fakta unik"? Faktanya, tidak semua yang disajikan dalam "fakta unik" itu benar-benar faktual.

Malam itu saya mengalami trouble di chat box facebook. Bukan fakta yang unik. Sambil download video YouTube dan buku-buku dari netbks saya mencoba search google, mencari artikel yang dianggap populer oleh Google.
Saya membuka sebuah artikel, berjudul "40 fakta unik di dunia". Anda mungkin pernah membuka artkel dengan judul seperti itu. Isinya kalimat-kalimat yang menyajikan fakta ter-unik. Setelah membaca kembali temuan itu, dengan boolean operator, ada beberapa temuan yang mengejutkan. Banyak artikel yang sama, hasil posting-ulang [re-posting], atau mengalami modifikasi sedikit-sedikit. Bentuknya, seperti "40 fakta unik ...", "100 fakta paling unik", ada juga yang 150, bahkan 250 fakta unik. Sebenarnya, apa "fakta" menurut Google?

/* Pengertian "Fakta" Menurut Google */
Saya mencari pengertian "fakta" (fact) menurut definisi Google, dengan mengetikkan query ini di Google:
---
define:fact
---
Hasilnya dapat saya ringkas begini:
"Fakta adalah: kepingan informasi tentang keadaan yang ada (exist) atau peristiwa yang telah terjadi. Bisa juga berarti pernyataan resmi (statement) atau pernyataan (assertion) tentang informasi yang telah diverifikasi tentang sesuatu yang sedang diuji ataupun telah terjadi. Hal yang telah terjadi atau sudah ada. Yang kebenarannya bisa dibuktikan."
Ini berarti, fakta itu harus terkait fakta yang lain agar bisa menjadi informasi utuh, dan jika berwujud peristiwa dia dianggap sedang berlangsung ataupun telah berlalu, atau setidaknya: harus bisa dibuktikan.

Lantas seperti apakah "fakta" yang disajikan di artikel itu?
Benar, bahwa banyak Fakta yang tidak Benar
Anda dapat menggunakan 3 sample ini sebagai contoh artikel yang sedang dibahas:
---
2008/11/14 [airputih] 50 Fakta Unik di Dunia suwandi ahmad
http://www.mail-archive.com/airputih@yah​oogroups.com/msg00378.html
---
250 Fakta Unik
http://www.indonesiaindonesia.com/f/3522​5-250-fakta-unik/
---
Ada fakta yang tidak faktual, misalnya tentang Julius Caesar (musuhnya Asterix dan Obelix)
Dikutip dalam artikel itu:
--- [quote]
21. 4 simbol raja pada kartu remi melambangkan 4 raja yang etrkenal di jaman masing-masing: Sekop = David/Raja Daud ; Keriting = Alexander the Great/Iskandar Agung ; Hati = Charlemagne/Raja Prancis ; Wajik = Julius Caesar
--- [/quote]
Fakta yang sebenarnya: Julius Caesar tidak pernah menjadi Kaisar ataupun Raja.
---

Ada juga fakta yang membutuhkan pengujian lebih lanjut, mengingat dalam artikel-artikel itu tidak dijelaskan kapan, di mana, dan bagaimana fakta itu bisa diterima. Harap diingat, bahwa fakta sains selalu terikat dengan konteks ruang dan waktu. Kalau tidak, berarti fakta scientific itu terjebak dalam generalisasi (menyamaratakan)
Contoh fakta scientific yang masih dipertanyakan namun dikutip di artikel, antara lain:
--- [quote]
25. Pria kehilangan 40 helai rambut tiap hari. wanita 70 helai.
53. Pohon kelapa membunuh 150 orang tiap tahun. Lebih banyak daripada hiu
67. Bayi lahir setiap 7 detik
76. Dalam satu tetes air mengandung 50 juta bakteri
78. Satu dari 10 orang hidup di suatu pulau
88. Tehnik mengaduk terbaik bukan dengan gerakan memutar, tapi dengan gerakan huruf W
--- [quote]
et cetera, dan seterusnya.

/* Awetnya Kontradiksi dan Kebohongan Publik yang Dirayakan */

Artikel tentang "fakta unik ..." sejauh yang saya lihat di Google, sudah eksis sejak tahun 2004, mengalami daur-ulang sampai Agustus 2010. Mengapa artikel "fakta unik" bisa bertahan lama dan disebarkan begitu luas?

/* Ketika Semua Suka yang Unik, di Mana Uniknya? */
Kebiasaan blogger Indonesia memang unik: mereka tidak berusaha unik, melainkan berusaha menjadi yang paling sempurna, dan paling lengkap.
Buktinya tepat di depan mata: setiap ingin membuat blog di Blogger.com, lebih banyak dijumpai para blogger yang menyertakan "tutorial blogger". Bahwa sense of art-nya nampak industrial banget. Di situs-situs yang bernaung di bawah blogger sering ditemukan: PPC [point per click], referral link, tukeran link [link exchange] ataupun tukeran banner. Sangat industrial, nyaris seragam. Usaha untuk memposting-ulang apa yang sudah dianggap baik, menjadi kebiasaan umumnya para blogger. Bahkan telah banyak service (layanan) yang menyediakan database artikel (dalam jumlah belasan ribu artikel) di beragam niche (tema blog).
Merayakan fakta unik digunakan untuk "viral marketing", bagaimana memasarkan dengan cepat layaknya virus. Salah satu prinsip fuckin' SEO (search engine optimization). Semakin artikel seseorang di-link atau di-posting-ulang di blog lain, maka akan semakin naik popularitasnya. Semacam meraih popularitas dengan multilevel marketing digital.

/* Faktanya: Tidak Semua Fakta Unik itu Faktual */
Mengenaskan, bagaimana sebuah artikel terjemahan dari tahun 2004 bisa bertahan sampai 2010? Cobalah Anda melihat salah satu artikel yang disebut di atas: adakah comment bernada protes dari pembacanya?
Realitas keseharianpun masih sering dipenuhi fakta yang "tidak benar" namun dipakai, ataupun fakta yang sebenarnya tidak diungkapkan.

/* Logika Common Errors (Salah Kaprah) */
Saya pernah membaca sebuah buku inspiratif berjudul "The Dictionary of Common Errors" alias "Kamus Salah Kaprah".
Buku ini memakai logika sederhana: menunda apa yang sudah terlanjur dianggap fakta oleh orang banyak.
Sebenarnya, cara berpikir untuk "menunda praduga atas suatu fakta" (teori fenomenologi Heidegger), atau mempertanyakan realitas (atau "question reality", dalam dunia hacker, jargon ini terkenal sekali), serta mengubah cara pandang yang keliru, dapat Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Saya ingin memberikan contoh sederhana, dengan pertanyaan berikut:
Berapa orang yang pernah menjabat sebagai presiden Indonesia?
Banyak orang menjawab 6:
1. Soekarno,
2. Soeharto,
3. B.J. Habibie,
4. K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur),
5. Megawati Soekarnoputri,
6. dan sekarang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Fakta yang sebenarnya adalah: yang pernah menjadi presiden Indonesia sebenarnya ada 8 orang.
Paman yang tidak disebut di sini, adalah: Sjafruddin Prawiranegara dan Assaat.

Infonya silakan temukan di sini:
---
Selasa, 08-07-2008 10:52:31 oleh Yulius Haflan
Fakta Unik: Indonesia Memiliki 8 Presiden??
http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.a​spx?id=9397
---
Artikel di link itu menyebutkan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki 2 presiden yang jarang disebut, yaitu Sjafruddin Prawiranegara dan Assaat. :) Bagi yang belum baca, silakan baca lagi.
Contoh lain lagi, adalah pernyataan "Belanda menjajah Indonesia selama kurang lebih 350 tahun". Ada banyak kawasan di Indonesia yang tidak berhasil disentuh oleh Belanda (VOC), contohnya adalah Dayak pedalaman. Bukti selanjutnya, silakan cari di Google, jangan percaya pada apa yang saya sampaikan.
Jangan kecewa jika banyak fakta ternyata tidaklah benar. Media dan informasi digerakkan oleh kepentingan modal dan industri. Manipulasi fakta adalah hal yang [dianggap] sangat wajar. Fakta, sesuai definisnya adalah kepingan informasi (belum utuh), butuh pengujian, dan selalu berupa pernyataan menurut versi si penutur. Keilmiahan sesuatu, bisa diukur dengan falsifikasi (metode falsifikasi Karl Raymund Popper). Kalau sesuatu tidak bisa diuji dan tidak bisa disalahkan, itu namanya tidak ilmiah. Itu sudah dogma. Dan tidak akan menghasilkan "paradigma revolusi sains" (Thomas Kuhn).

/* Postscript */
Google bukanlah kitab segala informasi. Meskipun berada di tengah pertarungan informasi, marilah tetap menjadi individu yang otentik. Mengubah masyarakat harus diawali dengan cara mengubah cara berpikir. Anda dapat membuat daftar fakta paling benar menurut Anda, namun jangan berharap itu sebagai kebenaran abadi. Apalagi memaksakannya kepada orang lain. :)
:))
.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda bisa berkomentar tanpa perlu login.

 
Day Milovich (c) 2013. Diberdayakan oleh Blogger.