Kamis, November 18, 2010

Menghadapi "Access Denied!" dan Bagaimana Mengubah Access Permission pada Encrypted Folder di System Windows XP SP 2

Penulis Day Milovich | Kamis, November 18, 2010 | 21.48.00 |

"Kalau folder di flashdisk bisa dibuka di komputer saya, tetapi tidak bisa di komputer lain, itu karena virus ya?". Sering saya mendengar pertanyaan seperti itu. Jawaban saya, belum tentu. Bisa jadi Anda mengaktifkan enkripsi folder di format NTFS (secara sadar ataupun tidak), sehingga membuat folder apapun tidak mau dibuka di komputer lain. Jadi, penyebabnya belum tentu virus.
Pernahkah setelah menginstall-ulang Windows, ada beberapa folder yang "Access denied!"? Atau meng-copy file dari hardisk teman, tetapi tiba-tiba tidak bisa dibuka di komputer lain? Inilah sebabnya. Inilah solusinya. Anda menggunakan account dengan %username% "yourself" dan menggunakan password "mypassword". Folder "\My Documents" Anda encrypt", sehingga file di dalamnya menjadi "private" dan tidak dapat diakses orang lain. Kalau ada orang lain yang membuka \subfolder di dalamnya — meskipun dengan account yang setara dengan administrator —
tetap saja tidak bisa mengaksesnya. Dia hanya akan menerima pesan "Access Denied".
Kalau mouse diletakkan di atasnya (hover), akan ada pesan bahwa folder itu Empty dan hanya berkapasitas "0 byte". Kalau ada salah satu file yang berhasil di-copy ke flashdisk dan hendak dibuka dengan komputer lain, hasilnya adalah "tidak terbaca". Suatu ketika system Windows XP Anda crash dan harus diinstall-ulang. Ada harapan bahwa dengan system yang baru maka file atau folder yang terenkripsi tadi dapat dibuka kembali. Ternyata hasilnya tetap saja tidak bisa dibuka.

Technical Question
"Bagaimana cara membuka folder yang dienkripsi pada Windows XP SP 2?"

Workaround
Windows XP SP 2 dengan format partisi NTFS (versi Windows lain, boleh dicoba)

Solution
01. Pastikan Anda sedang menggunakan account yang memiliki hak administrator.
Windows menamakan account seperti itu: Administrators (dengan tambahan "s" di belakang), yaitu semua %username% yang memiliki hak seorang administrator yang bisa add/remove program, delete file, membuka folder, dll.
Misalnya sekarang Anda sekarang sedang menggunakan account administrator bernama "dmylovex"
02. Buka Windows Explorer > Tools > Folder Options > NON-AKTIFKAN tanda check pada "Use simple folder sharing (recommended)".
Kalau folder options Anda tidak kelihatan, ya ditampilkan dulu. Kalau folder options hilang karena virus, ya virusnya dibersihkan dulu. :))
03. Klik-kanan folder "\My Documents" yang di-encrypt > Properties > Security
04. Klik ADD untuk menambahkan "siapa saja yang berhak mengakses folder "\My Documents"
05. Pilih Advanced > Find now
Perintah ini dipakai untuk mendaftar (listing) semua username yang terhubung dengan komputer Anda sekarang
06. Klik "dmylovex" (contoh dari username yang sedang Anda pakai) > OK > OK
07. Klik tanda cek pada "Full control" agar username "dmylovex" memiliki hak penuh atas folder yang sekarang ingin Anda buka.
08. Klik Advanced > hilangkan tanda cek pada pilihan atas: "Inherit from parent the permission entries that apply to child objects. Include these with entries explicitly defined here"
09. Ada pertanyaan lagi, klik saja tombol [Copy]
10. Aktifkan tanda cek pada pilihan atas, yaitu: "Inherit from parent the permission entries that apply to child objects. Include these with entries explicitly defined here"
11. Aktifkan tanda cek pada pilihan bawahnya: "Replace permission entries on all child objects with entries shown here that apply to child objects"
12. Klik Apply agar perubahan diterapkan pada system.
13. Ada peringatan "This will remove explicitly defined permission on…" > "Yes"
14. Sekarang bagian paling menegangkan, yaitu mengubah kepemilikan folder yang dienkripsi. Klik tab "Owner" Pilih "dmylovex" (nama username yang sedang Anda pakai).
15. Aktifkan "Replace owner on subcontainers and objects > Apply > Proses menampilkan "Taking ownership of …". Proses pengambilalihan kekuasaan dengan cara saksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Biasanya hanya dalam hitungan detik, tergantung pada banyaknya file yang akan dikembalikan, dan kecepatan komputer Anda.
16. Sekarang, bukalah folder "\Rahasia" dengan Windows Explorer dan nikmati hasil rampasan perang ini. Tidak ada lagi pesan "Access denied!". Folder "\Rahasia" sudah Anda ambil-alih secara penuh.
Gunakan jurus ini pada saat terdesak. Jangan sampai jatuh ke pendekar berwatak jahat. Jangan lupa kasih jempol atau share artikel ini. :))

Day Milovich,,
http://facebook.com/daymilovich
http://daymilovich.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda bisa berkomentar tanpa perlu login.

 
Day Milovich (c) 2013. Diberdayakan oleh Blogger.